MENU Minggu, 24 Sep 2023

6 Fakta Menarik Tol Cisumdawu, Akhirnya Diresmikan Jokowi Setelah 12 Tahun

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Jul 2023 10:20 0 18 Admin

Suara.com – Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang panjangnya mencapai 61,6 km akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Selasa (11/7/2023). Peresmian ini baru dilakukan setelah 12 tahun pembangunan tol sejak 2011 lalu.

Peresmian itu turut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Tol ini ada 6 seksi, di mana 3 di antaranya sudah beroperasi. Adapun berikut keenam fakta menarik Tol Cisumdawu.

1. Biaya Tol Gratis

Basuki Hadimuljonomenuturkan bahwa Tol Cisumdawu akan beroperasi secara gratis selama 2-3 minggu mendatang. Tol ini belum dikenakan biaya lantaran masih menunggu keputusannya sebagai Menteri PUPR untuk penetapan tarif.

Baca Juga: Dibangun 12 Tahun, Jokowi Resmikan Jalan Tol Cisumdawu: Problemnya Banyak

“Seperti biasa, kita bebaskan tarifnya (Tol Cisumdawu) selama dua-tiga minggu setelah peresmian, baru kita operasikan,” ujar Basuki dalam keterangannya, Selasa (11/7/2023).

Ia juga mengimbau PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) untuk memeriksa penerangan hingga pembersihan media jalan. Tarif per kilometer untuk ruas tol Cisumdawu dipatok sebesar Rp 1.275, sehingga total tarif terjauh Cileunyi-Dawuan yaitu Rp78,5 ribu.

2. Jadi Akses Utama Menuju Bandara Kertajati

Jokowi mengatakan bahwa Tol Cisumdawu mempermudah jalan menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka. Keduanya diketahui dikerjakan bersama-sama, namun tol belum rampung karena pembebasan lahan.

Kemudian, usai diresmikannya Tol Cisumdawu, Jokowi pun berharap Bandara Kertajati bisa beroperasi secara penuh pada Oktober mendatang. Adapun sekarang, lapangan terbang ini baru memulai aktivitas untuk pemberangkatan haji.

Baca Juga: Tertunda 12 Tahun, Tol Cisumdawu Akhirnya Diresmikan Jokowi

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengucap rasa syukur atas diresmikannya Tol Cisumdawu. Menurutnya, jalan pintas ini bakal dijadikan sebagai akses utama menuju Bandara Kertajati yang lokasinya berada di Majalengka, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, Tol Cisumdawu siang tadi diresmikan Presiden Jokowi dan akan menjadi akses utama menuju Bandara Kertajati,” ujar Erick melalui akun Twitter-nya, @erickthohir, Selasa (11/7/2023)

3. Biaya Pembuatan Belasan Triliun

Dijelaskan oleh Jokowi bahwa dalam pembangunan Tol Cisumdawu telah menghabiskan anggaran sebesar Rp18,3 triliun. Adapun sebanyak Rp9,07 triliun berasal dari APBN, sedangkan sisanya dari Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

4. Jarak Cipali-Cileunyi Hanya 40 Menit

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Tol Cisumdawu saat ini telah terhubung dengan Tol Cipali-Palimanan dan Bandara Kertajati, Majalengka. Dengan begitu, orang Bandung yang ingin ke Cirebon, tak perlu lagi melewati Tol Cipali.

Dijelaskan oleh Basuki, hal itu bisa diganti dengan mengakses Tol Cisumdawu. Di mana perjalanan dari ujung gerbang tol Cileunyi dan Cipali hanya menempuh waktu sekitar 40 menit saja. Sementara jarak tempuh pada tol ini minimal 80 km/jam.

5. Ada 6 Seksi

Tol Cisumdawu ada 6 seksi dan 3 di antaranya sudah lebih dulu beroperasi. Adapun sebelumnya, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan (11,45 km) beroperasi sejak Januari 2022. Lalu, diikuti Seksi 2 Pamulihan-Sumedang (17,05 km) pada Desember 2022.

Waktu yang sama juga diberlakukan untuk Seksi 3 Sumedang-Cimalaka (4,05 km) dengan tujuan memperlancar lalu lintas selama Nataru 2022/2023. Usai diresmikan, Seksi 4-6 Cimalaka-Dawuan (29,3 km) pun akan mulai beroperasi.

6. Mengoptimalkan Kawasan Rebana

Ridwan Kamil menyebut peresmian Tol Cisumdawu mampu melengkapi infrastruktur besar yang telah dibangun lebih dulu. Ini dinamakan kawasan Rebana yang terdiri dari Pelabuhan Patimban Subang, Bandara Kertajati, serta Tol Cikopo-Palimanan.

Ia meyakini bahwa masa depan Jabar yang dirancang di kawasan Rebana semakin terbuka jika infrastruktur sudah lengkap. Menurutnya, presiden akan berkomitmen mengembangkan kawasan tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomer 87/2021.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA